Apakah E132 halal?
E132 umumnya dianggap halal. E132 — Indigo karmin (indigotin, FD&C Blue 2) — digunakan dalam makanan sebagai pewarna. Penilaiannya sederhana di sini: E132 diproduksi dari bahan baku nabati atau mineral, kategori yang diterima hukum pangan Islam. Ini berlaku untuk merek apa pun, sehingga sebuah produk tidak menjadi meragukan hanya karena mengandung E132.
Klasifikasi otomatis, bukan putusan agama. Tidak ada ulama atau lembaga sertifikasi yang meninjau penilaian ini — selalu periksa sertifikasi halal produk itu sendiri.
Apa itu E132?
Indigo karmin (indigotin, FD&C Blue 2). Pewarna makanan (nila)
Dari mana E132 berasal?
E132 diperoleh dari sumber nabati, mineral, atau sintetis, sehingga dengan sendirinya tidak menimbulkan persoalan asal hewani.
Sumber dan pandangan ulama tentang E132
Tidak ada perselisihan ulama yang berarti tentang bahan tambahan seperti E132. Zat berasal nabati, mineral, atau sintetis halal di semua mazhab fikih, berdasarkan kaidah bahwa makanan dibolehkan selama tidak diharamkan secara khusus — pendirian yang diterapkan Dewan Fatwa dan Riset Eropa pada nomor E nabati dan sintetis. Persoalan praktis yang diangkat ulama adalah kontaminasi silang saat produksi, dan itu urusan sertifikasi produk, bukan aditifnya sendiri.
| Fungsi | Pewarna |
|---|---|
| Apakah E132 cocok untuk vegetarian? | Cocok untuk vegetarian |
| Disetujui di Uni Eropa | Ya |
| Disetujui di AS | Ya |
| Regulator keamanan pangan | BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) Hanya keamanan pangan — bukan otoritas halal. |
E132 dikenali secara internasional sebagai Codex/INS 132.
Persetujuan UE: Ya.
Persetujuan AS: Ya.
Status vegetarian: Cocok untuk vegetarian.
Produk yang mengandung E132
Produk dalam basis data kami yang mencantumkan E132 pada bahannya:
- Nerds Candy - Rainbow — Nerds, Nestlé (Halal)
- Skittles — Mars norge (Halal)
Bagaimana putusan ini diperoleh
E132 dibuat dari bahan baku nabati atau mineral, tanpa bahan hewani.
Dikelola dan ditinjau oleh tim Halal & Healthy. Tentang Halal & Healthy · Baca metodologi lengkap
Apa dasarnya
Klasifikasi E132 bersandar pada catatan publik, bukan opini: taksonomi Open Food Facts memasok sinyal asal dan fungsi teknologis, register Food Standards Agency Inggris mengonfirmasi status izin, dan Peraturan Komisi (EU) No. 231/2012 menetapkan bahan baku yang secara hukum boleh dipakai membuatnya.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah E132 halal?
E132 umumnya dianggap halal. E132 — Indigo karmin (indigotin, FD&C Blue 2) — digunakan dalam makanan sebagai pewarna. Penilaiannya sederhana di sini: E132 diproduksi dari bahan baku nabati atau mineral, kategori yang diterima hukum pangan Islam. Ini berlaku untuk merek apa pun, sehingga sebuah produk tidak menjadi meragukan hanya karena mengandung E132.
Dari mana E132 berasal?
E132 diperoleh dari sumber nabati, mineral, atau sintetis, sehingga dengan sendirinya tidak menimbulkan persoalan asal hewani.
Apakah semua ulama sepakat tentang E132?
Tidak ada perselisihan ulama yang berarti tentang bahan tambahan seperti E132. Zat berasal nabati, mineral, atau sintetis halal di semua mazhab fikih, berdasarkan kaidah bahwa makanan dibolehkan selama tidak diharamkan secara khusus — pendirian yang diterapkan Dewan Fatwa dan Riset Eropa pada nomor E nabati dan sintetis. Persoalan praktis yang diangkat ulama adalah kontaminasi silang saat produksi, dan itu urusan sertifikasi produk, bukan aditifnya sendiri.
Apa hubungan E132 dengan penomoran Codex/INS dan regulasi pangan regional?
E132 dikenali secara internasional sebagai Codex/INS 132. Persetujuan UE: Ya. Persetujuan AS: Ya. Status vegetarian: Cocok untuk vegetarian.
Bagaimana putusan ini diperoleh
E132 dibuat dari bahan baku nabati atau mineral, tanpa bahan hewani.
Bahan tambahan apa saja yang terkait dengan E132?
Fungsi sama — Pewarna: E133, E129, E128, E127; Seri nomor E yang sama — Pewarna: E131, E130, E126, E125